Selasa, 08 Oktober 2013

Jangan Bertengkar di Depan Anak

Jangan Bertengkar di Depan Anak. jika anak diberi kesempatan untuk berbicara ketika ada orangtua bertengkar di depan mereka pasti anak tersebut akan mengatakan kalau mereka tidak ingin orang tuanya bertengkar. tapi namanya juga manusia kita sebagai orang tua kadang lupa atau tidak sadar ketika emosi mulai membara. kita tidak melihat lagi kecuali orang yang harus disalahkan padahal itu adalah pasangan hidup kita dan paling kita cintai.


jangan bertengkar di depan anak
Jangan Bertengkar di Depan Anak
hidup yang diwarnai dengan pertengkaran adalah suatu yang pasti. jangankan kita sebagai manusia biasa, teladan kita Rosululloh SAW saja pernah mendapati salah satu istrinya yang cemburu dengan membuat perlakuan yang tidak seharusnya dilakukan ketika ada tamu. namun Rosululloh SAW mengatakan kepada para sahabat waktu itu bahwa Ibu kalian sedang cemburu. begitulah kondisi rumah tangga selalu ada riak dan gelombang.(sumber gambar : republika.co.id)

namun hal yang paling penting adalah janganlah bertengkar di depan anak kita. mengapa ? banyak efek atau dampak buruk bagi anak jika melihat orang tua bertengkar di depan anak. dan hal ini terkadang tidak diketahui atau jarang disadari oleh orang tua.

efek atau dampak buruk bertengkar di depan anak

antara lain :
--> 1. teladan yang buruk.
bagaimanapun anak adalah plagiator ulung. apa yang mereka lihat akan sangat mudah untuk mereka tiru. jika anak melihat orang tua bertengkar dalam menyelesaikan masalah maka dia akan bertengkar dengan temannya jika tidak setuju atau mempunyai masalah dengan temannya. begitulah adanya anak, mereka suka meniru apa yang mereka saksikan.

2. anak mudah stres.
orang tua adalah tempat anak berlindung dari rasa khawatir dan cemas. ketika anak takut dengan sesuatu atau apapun dia akan mencari dan berlari kepada orang tua karena orang tua adalah tempat berlindung. apa yang dipikirkan anak jika tempat dia berlindung sedang bertengkar di depan nya. orang yang menjadi tempatnya berlindung sedang marah didepannya. anak akan stres karena tidak tahu kemana harus berlindung ketika dia mengalami rasa takut atau khawatir.

3. hilang rasa percaya anak.
yang diharapkan ketika anak mendapatkan masalah adalah anak mendapat solusi dari orang yang paling dekat dengan si anak, yaitu orang tua. orang tua adalah tempat bergantung sepanjang hidupnya jika anak mendapat masalah. cara ini adalah pilihan yang paling tepat jika anak minta solusi kepada orang tua. namun hal ini tidak terjadi jika orang tua sering bertengkar di depan anak. mungkin tidak bertengkar di depan anak tapi anak mendengar orang tuanya bertengkar, ini sama saja. anak tahu bahwa orang yang menjadi tumpuan masalahnya bertengkar di depannya maka akan terkikis rasa percaya anak kepada orang tuanya.

4. mencari solusi di luar rumah.
ini terjadi karena anak sudah hilang rasa percaya kepada orang tua dalam menyelesaikan masalah yang anak hadapi sehingga mereka mencari solusi di luar rumah. anak akan mencari solusi sendiri masalah yang mereka hadapi. atau mereka akan bertanya kepada temannya. kalau temannya baik alhamdulillah namun jika temannya tidak baik maka ini yang menjadi bumerang bagi orang tua.

demikian beberapa efek buruk pada anak jika orang tua bertengkar di depan anak. sangat bijak jika kita tidak bertengkar di depan anak dan kalaupun harus bertengkar diusahakan untuk mencari jalan keluar bukan untuk mencari siapa yang salah dan menunjukkan kalau aku yang benar.

Artikel yang berkaitan :



0 komentar:

Poskan Komentar

Next previous home